Perkembangan Sifat dan Pikiran Manusia

Manusia dewasa dalam mencari pengetahuan umumnya sangat dipengaruhi oleh pengembangan pengetahuan pada masa kanak kanak. Apabila pada masa pengembangan, kecerdasannya kurang mendapatkan bimbingan yang baik maka kemampuannya akan terus terbawa sampai tingkat dewasa. Berikut ini pengelompokkan perkembangan kecerdasan manusia berdasarkan usia dari bayi hingga dewasa.

  1. Masa bayi (0 – 2 tahun), masa bayi menurut psikolog disebut juga periode sensorimotorik. Pada periode ini perkembangan kecerdasan bayi sangat cepat. Ia mulai belajar makan, berjalan, berbicara, dan mengikatkan diri pada orang lan.
  2. Masa kanak kanak (3 – 5 tahun), masa kanak kanak disebut juga sebagai periode praoperasional. Pada masa ini dorongan keingintahuannya sangat besar sehingga banyak yang menyebutkan masa ini sebagai masa bertanya. Apalagi masa ini si anak sudah mulai memiliki keterampilan berbahas lisan.
  3. Masa usia sekolah (6 – 12 tahun), masa ini disebut juga periode operasional nyata, pada periode ini anak sangat aktif ditandai dengan fisik dan motorik yang baik. Para ahli menyebut masa ini sebagai masa tenang karena proses perkembangan emosional si anak telah mendapatkan kepuasan maksimal sesuai dengan kemampuan individu.
  4. Masa remaja (13 – 20 tahun), masa ini disebut masa operasional formal. Periode ini merupakan masa pertentangan baik dengan dirinya sendiri maupun dengan orang dewasa, padahal secara fisik, mental, dan emosional belum mampu berbuat demikian.
  5. Masa dewasa (> 20 tahun),masa dewasa ditandai dengan kemampuan individu untuk berdiri sendiri dan bertanggung jawab.

Masa balita merupakan masa emas bagi anak, dimasa ini anak manusia mengalami tumbuh kembang yang luar biasa baik dari segi fisik, emosi, kognitif, maupun psikososial.

This entry was posted in IPA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply